HIJRAHMU
JADI PUISI
Pada dunia yang semakin hingar
Kepalsuan mewabah begitu gencar
Menipu nikmat menjadi sesat
Memaksa hampa kuat terikat
Apa dayanya?
Dibutakan sebuta-butanya
Ditulikan setuli-tulinya
Terseok pada cinta yang pura-pura
Inikah bentuk manipulasi rasa?
Tidak...Tidak!
Bukankah Tuhan selalu benar dalam
berencana?
Menulis skenario terbaik untuk umatNya
mendekap hamba ikuti alur cerita
Sedang manusia hanya sebatas menduga
Waktu bagitu hebat
Menyegerakanmu mengerti makna cinta sesungguhnya
Memaksamu keluar dari lingkar dosa
Cinta memang fitrah,
Tapi yang salah adalah hubungan tidak sah
Kau benar dalam mengambil langkah
Hentikan kegilaan tak berfaedah
Menata hati menuju hijrah
Untuknya yang pernah memberi kebahagiaan
Untuknya yang pernah kau sematkan harapan
Bila kalian kembali dipertemukan
Berharaplah menyatu dalam ketaatan
Bilapun sebaliknya,
Brrsemogalah agar takdir tunjukan kebenaran
Tuan,
Tak usah risau
Kekosanganmu kini ialah bentuk pengabdian
Melabuhkan cinta untuk Tuhan tak pernah
berujung kehampaan
Jiwamu disuguhkan kedamaian tanpa batasan
dijauhi resah yang mengusik lamunan
Lamjutkan pengembaraanmu
Tinggalkan apa yang belum jadi waktunya
Telisik kebenaran di jalan Nya
Sempurnakan langkah menuju istiqomah
Tuan,
Kau tau bahwa Tuhan maha baik
Hindarkan kita dari prahara yang tak
terselidik
Kepadamu Ia tunjukan arah
agar tak terserat di jalan yang salah
Untuk sadarmu yang segera,
Beryukurlah..
Untuk sesalmu yang dulu,
Sudahilah..
Kau hanya perlu hilangkan resah
Di haribaan Tuhan, hidupmu akan terarah
yang raib sekarang
akan terganti di masa mendatang
Tuan,
Kenangan membisik di pagi ini
Tersimpan harap dari pengalaman diri
Ada alunan do'a tersusun diksi
Rangkaianya padu,
Memberi informasi
Bahwa hijrahmu jadi puisi
Purbalingga, 22 Juli 2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar