bittersweet
Setiap Kata Adalah Makna. Menulislah, sebab tulisan adalah bentuk pengabadian kenangan yang tidak terlupakan.
Kamis, 30 November 2023
Minggu, 19 November 2023
Ada yang ingin aku sampaikan
Sederhana saja,
Tentang ketidakterbatasan syukur yang diuntai lewat tutur
Sebab tuhan teramat baik, memberi kesempatan padaku untuk mengenalmu
Teruntuk kekagumanku perihal tabiatmu
Biarkan itu menjadi bagian dari bahagiaku
Aku tidak pandai dalam melisankan kata
Tapi saat ini, akan kularungkan aksara dengan goresan tinta yang ada
Agar ungkapanku tersampaikan lewat kalimat yang kau baca
"Aku jatuh hati"
dan itu benar adanya
Bagaimana engkau terhadapku, sepenuhnya menjadi hakmu
Aku tidak pernah seberani ini dalam menyampaikan
Namun, akan sayang rasanya apabila rasa sayang tidak disampaikan dengan penyampaian terbaik
Percayalah, tidak pernah ada sendu ketika merekam jejak rupa sosokmu
-2018-
1903 di Tanah Jawa
Lahir malaikat kecil pengubah nasib bangsa
Memecah sunyi senyap malam gulita
Lewat setitik tangis tergema
Dusun terpencil jadi saksi
Tiap-tiap laku yang tersaji
Hijrahnya dari pinggiran Purworejo,
menuju keramaian kota
Berbekal selaksa haru kenangan
yang mengasuh masa belia di kampung halaman
Netramu jauh lampaui batas pandang
Peka pada pinta para muda, yang mengidam negeri merdeka
Merasuk nada nyalakan gelora
Terjaga sukma ditemani sayup-sayup irama
Ilmu dan cinta menyatu bertahta
Tertuang dalam gores agung sebuah karya
Bhakti bersarang penuhi rongga dada
Alunan melodi iringi sumpahnya para pemuda
Satukan gema merah putih di jiwa
Tanda setianya untuk nusa
Lagumu pancaran nurani
Pendobrak harap, penyatu perbedaan
Meski tepat di angka 35,
ragamau damai bersemayam di pusara
Penanda usia tak samapai masa senja
Tentangmu abadi,
selalu hidup dalam jiwa-jiwa "Indonesia Raya"
-2019-
Sudah separuh Oktober
Maukah kau mengobrak-abrik isi jemala?
Puan,
Diksi yang kau penjara menuntut kebebsannya
Ayolah. Biarkan ia mengembara!
Jangan mencintai kamus hampa
Renjanamu mungkin lapuk, tapi aksara jangan sampai binasa
Payah sekali berangan jadi pujangga
Jika menulis puisi saja menunggu luka
Jogja, 16 Oktober 2019